Notice: Fungsi add_theme_support( 'html5' ) ditulis secara tidak benar. Anda harus menyampaikan jajaran tipe. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 3.6.1.) in /home/u1069953/public_html/wp-includes/functions.php on line 5835
SIG Bersama 31 BUMN, Menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Terapan yang Diikuti 26 Pondok Pesantren di Jawa Timur - Bank Berita

Menu

Mode Gelap
Bank Jatim Sukses Gelar Undian Simpeda Miliaran Rupiah PMK Tuban Makin Menggila, Pemkab Lamban Menangani Ini Bukti Perhutani KPH Jatirogo, Reskrim dan Kejari Tuban Bersatu Wujudkan Hutan Lestari Bupati Tuban Data Usaha Tambang Ilegal, Daerah Rugi Berlipat SIG Bersama 31 BUMN, Menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Terapan yang Diikuti 26 Pondok Pesantren di Jawa Timur

News · 15 Jun 2022 10:38 WIB ·

SIG Bersama 31 BUMN, Menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Terapan yang Diikuti 26 Pondok Pesantren di Jawa Timur


 Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri), menyerahkan bantuan perlengkapan alat tulis kepada Anak Yatim Piatu di Pondok Pesantren Qomaruddin, Gresik, Jawa Timur (10/06/2022). Foto / IST Perbesar

Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri), menyerahkan bantuan perlengkapan alat tulis kepada Anak Yatim Piatu di Pondok Pesantren Qomaruddin, Gresik, Jawa Timur (10/06/2022). Foto / IST

bankberita.com, JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama 31 BUMN menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Terapan yang diikuti oleh 78 pengajar dari 26 pondok pesantren di Jawa Timur. Seremoni kegiatan dilakukan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir bersama Direktur SDM dan Umum SIG, Agung Wiharto di Pondok Pesantren Qomaruddin, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (10/6/2022).

Program yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini diawali dengan kegiatan Training of Trainer (ToT) Pesantrenpreneur 2022. ToT merupakan kegiatan pelatihan kepada pengasuh dan guru pesantren untuk meningkatkan kualitas hard skill sebagai bekal ilmu dan pengalaman untuk diajarkan kepada santri di pondok pesantren.

Materi yang diajarkan pada pelatihan adalah Teknologi dan Rekayasa, Teknologi dan Informasi, Kesehatan, Agrobisnis, Perikanan dan Agroteknologi, Bisnis dan Manajemen serta Tata Rias dan Tata Boga.

Direktur SDM dan Umum SIG, Agung Wiharto menjelaskan, melalui program bisnis terapan ini, SIG berupaya membangun kemandirian pesantren dan meningkatkan keterampilan santri agar memiliki jiwa kewirausahaan, dapat melihat peluang usaha, memanfaatkan jaringan untuk berkolaborasi, dan menerapkan teknologi berbasis digital.

Selain kegiatan pelatihan, SIG, PLN dan Pelindo melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universtias Airlangga, tentang Pendampingan Implementasi Pendidikan Bisnis Terapan bagi pondok pesantren di Jawa Timur. Pendampingan dilakukan  selama 1 tahun kedepan, dengan harapan usaha yang dijalankan pondok pesantren dapat berkembang dan mampu bersaing.

Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, pemerintah terus mendorong program yang bisa menjadi pondasi, secara bersama menjaga pertumbuhan ekonomi, tidak mungkin negara maju tetapi rakyatnya tidak makmur. Kerena itu, Kementerian BUMN terus memperbaiki diri, mentransfrormasi dan allhmdulillah hasilnya sudah ada.

“BUMN yang dulu untung 13 triliun, setelah 2 tahun, para direksi, komisaris dan seluruh yang ada di Kementerian BUMN berupaya bersih diri, bekerja secara transparan, profesional, hasilnya kini untung BUMN mencapai 126 triliun,” kata Erick Thohir.

Menurutnya, keuntungan itu tentunya diberikan kepada negara agar dapat terus menggelar program yang pro rakyat seperti vaksin gratis saat Covid, pengobatan gratis, subsidi BBM. “Kami di pemerintah memastikan hadir ketika rakyat membutuhkan, karena itu BUMN terus menyehatkan diri supaya memberi kontribusi kepada negara tetapi tidak lupa terus merajut ekonomi kerakyatan seperti ekonomi keumatan, juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendidikan umat supaya bisa lebih baik dan menjadi SDM nomor satu,” ujar Erick Thohir.

Pada acara ini juga, SIG bersama 31 BUMN memberikan bantuan program ToT Pesantrenpreuneur berupa 52 alat pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk 26 pesantren di Jawa Timur dan memberikan santunan kepada 31 anak yatim dan 5 anak disabilitas. RLS

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ini Bukti Perhutani KPH Jatirogo, Reskrim dan Kejari Tuban Bersatu Wujudkan Hutan Lestari

18 Juni 2022 - 11:59 WIB

Segelintir Usaha di Tuban Yang Kantongi Andalalin, Siap-siap Bisnis Anda Digulung

8 Juni 2022 - 00:52 WIB

Seminar Polemik KHDPK Yang Berpotensi Mengancam Hutan Jawa

29 Mei 2022 - 12:43 WIB

Kelas Inspirasi, Dapuk Pimpinan Daerah Tuban Jadi Motivator Pelajar 40 Sekolah

24 Mei 2022 - 19:32 WIB

Pilih Mundur Dari Guru, Jadi Jutawan Pertanian dan Peternakan

11 Mei 2022 - 16:04 WIB

Bahaya Mirip Covid-19, Inilah Penyakit Yang Menyerang Hewan Ternak

11 Mei 2022 - 15:52 WIB

Trending di News